Kamis, 03 Oktober 2024

Langit ke 7

Aku masuk kedalam pusaran abadi Memandangmu dengan cinta Bismillah Allahu akbar Satu langkah naik ke langit


Pikiran kosong
Keinginan kosong
Kehendak kosong
Mengalir dalam langkah

Mengalir air surga
Membasahi wajah hamba
Terisak deras air ngalir
Tanpa tau alasan mengalir

Setiap langkah adalah akhir
Setiap langkah adalah awal
Semakin deras air mengalir
Rejeki berlimpah setiap langkah

Dua putaran
Tiga putaran
Empat putaran
Lima putaran
Enam putaran
Tujuh putaran

Keluar ku dari langit
Turun menjadi hamba
Bersujud kepada pemilik langit
Kutulis cinta dengan nikmat tiada tara


Minggu, 18 April 2021

HENING

Hasratku hening
Takutku hening
Banggaku hening
Amarahku hening

Rasa bukanlah aku
Aku adalah aku
Aku pasrahkan semua RASA
Kepada sang pemilik rasa.

Aku berdiam diri dalam DIRI
Hening tanpa Rasa yang berarti
Aku melihat jernih siapa DIRI
Aku bersujud sambil berlari

Waktu sudah berhenti
Tiada awal tiada akhir
Semua sejati hanya satu
KepadaNYAlah aku menyatu




 

Selasa, 23 April 2019

Melihat tapi buta

Aku takjub melihat awan berlafaz Allah.
Aku takjub melihat isi buah berlafaz Allah.
Aku takjub melihat pohon menyerupai orang sholat.
Aku takjub melihat ikan terukir lafaz Allah.

Namun... 
Aku tidak takjub dengan adanya diri
Aku tidak takjub dengan nafas yang masuk dan keluar.
Aku tidak takjub dengan jantung yang terus mempompa
Aku tidak takjub dengan jari yang bergerak secepat kehendak

Mata melihat Telinga mendengar
Hidung mencium Mulut bersuara
KekuasaanNYA meliputi segala hal. 
Namun aku selalu membutuhkan bukti keberadaaNYA.

Karena adanya Allah semua isi alam ada
Bukan sebaliknya.

Minggu, 27 Januari 2019

Nilailah dirimu

Aku adalah setan
Ketika aku berperilaku setan.

Aku adalah malaikat
Ketika aku berperilaku malaikat

Aku adalah manusia
Ketika aku bisa mengendalikan diri

Wahai aku! janganlah kau sibuk menilai dia
Ambillah kaca ingatanmu dan nilailah dirimu

Wahai aku! biarlah kau menjadi dirimu yang terkendali
Jangan biarkan dirimu lepas kendali

Dia adalah dirimu dan dirimu adalah dia
Dia adalah  manusia dan dirimu adalah manusia

Dia bisa menjadi setan atau malaikat dan dirimupun bisa
Dia adalah seorang hamba begitu juga dirimu

Adakalanya dia tersesat begitu juga dirimu
Adakalanya dia bertaubat begitu juga dirimu

Salah benar bukan urusanmu
Urusanmu adalah dirimu!










Minggu, 16 Desember 2018

Malaikat dan Setan

Sayap yang terbentang
Putih bersih prilaku sempurna
Tiada menolak tiada berontak
Hanya taat dan tunduk pada perintah

Bertanduk menyeringai
Rupa seram taring runcing
Tiada perintah terlaksana
Hanya keburukan menjadi tujuan

Malaikat dan setan dalam rupa
Tergambar dalam angan tiada dasar
Tiada terlihat tidak terasa
Menjadi dongeng segala cerita.

Terlalu jauh pikiran melamun
Padahal hati tiada henti
Mendengar bisik kedua makhluk
Mengajak baik dan buruk

Sadarlah diri akan bisikan
Pilahlah kebaikan dan keburukan
Tipu daya terlalu indah
Janganlah kau tertipu akan hayalan



Kamis, 13 Desember 2018

Perjalanan Aku

Aku tidak tahu kapan aku ada
Mengapa aku ada
untuk apa aku ada
kemana aku setelah tiada.

Raga tumbuh dari titik
Menjadi bentuk yang disempurnakan
Raga adalah raga
Tiada hidup hanyalah badan.

Aku hidup dalam raga
Tempatku memandang isi dunia
Aku adalah raja akan jasad
Tempatku memerintah segala indra

Kujelajah bumi dengan raga
Berbekal naluri dalam diri
Aku terjebak dengan fatamorgana
Tiada sadar jasad menua.

Waktu tinggal sedikit
Aku tersesat tiada arah
Aku berhenti dan bertanya
Pada diri ku berkata siapakah penciptaku?

Aku melihat sekeliling.
Aku memandang kelangit
Aku melihat gelap dan terang
Tiada aku menemukan penciptaku.

Aku melihat tapi tak menemukan
Engkau memperlihatkan tapi aku tak melihat
Keangkuhan diri menghalangi pandangan
Aku terpejam dan aku melihat

LA ILAHA ILLALLAH

Sekarang aku menyaksikanMU
Kemanapun aku memandang
Walaupun aku terpejam
Aku memandangMU












Selasa, 11 Desember 2018

Ku kejar dunia

Ku terbangun dari rutinitas rohani
Menjelajahi dunia fana
Fatamorgana silih berganti
Menghiasi detik detik yang terbuang.

Tersesat aku dalam hayal
Tiada usaha mencari pintu keluar
Terus ku jelajahi hayalan dunia
Terbuai gemerlap impian semu.

Wahai yang Maha Agung
Sadarkan aku
Gerakkan aku
Jangan biarkan sedetikpun aku tersesat


Selasa, 16 Oktober 2018

Tak Terpikir

Kesibukanku membuatku lupa
Terimakasih atas kesadaran ini Ya Rabb
KeagunganMU tiada banding
Kasih sayangMU meliputi segala.

Siapa aku dialam dunia?
Aku berkata diluar jasad.
Merasa aku tiada lain.
Tak lain hanya patung yang bernyawa.

Aku melihat ciptaanMU
Tanpa merasa akupun ciptaanMU
Memandang segala sesuatu didepan mata
Tanpa merenung dibelakang Mata

Hidupku hanya sedetik lalu.
Tiada jaminan sedetik lagi.
Ijinkan setiap detikku mengingatMU.
Sampai jatahku tiada sisa.

Ku kembali kepadang luas.
Sebagai titik ditengah lapang.
Tiada arah dan tujuan.
Hanya padaMU aku kembali.


Minggu, 14 Oktober 2018

Jagalah aku

Duduk terdiam jemari bergerak
Dengan batin menghadap pada ilahi
Sholatku dalam diam
Bersemedi ditengah ramai.

Hanya engkaulah DZAT yang kupuja.
Segala puji tertuju padaMU.
Aku bersaksi akan nikmatMU
Aku mengaku akan dosaku.

Ampunilah aku wahai TUHANku
Tiada ku meminta ampun selain padaMU.
Engkau maha pengampun.
Tiada TUHAN melainkan hanya ENGKAU.

KuasaMU akan segala sesuatu.
Termasuk kehendak pada diriku.
Jadikan nafas ini menjadi suci
Dari dosa yang mengelabui diri.

Jagalah aku dalam detakku.
Jagalah anganku dari hampa.
Jadikan aku sebagai hambaMU.
Dekatkan aku sebagai pencintaMU.

Rabu, 12 September 2018

Makna Bersyukur

Segala puji yang terbaik hanya untuk ALLAH
Sang maha hidup kekal abadi
Kekuasaannya meliputi segala hal
Mutlak tiada banding hanya satu.

Satu tarikan nafas memberi kita hidup
Satu hembusan nafas mengakhirinya
Memiliki tapi tidak merasa memiliki
Hanya kehilangan yang memberi arti

Ku buka mata
Ku lihat langit langit
Tampak warna dengan jelas
Terimakasih ya Allah atas nikmatMU.

Ku tarik nafas panjang
Ku hembuskan perlahan
Terasa segar badan bergerak
Terimakasih ya Allah atas nikmatMU

Ku terdiam
Ku teringat padamu ya RABB.
Terasa tenang jiwa dan raga
Terimakasih ya Allah atas nikmatMU

Ku ambil pena dan kertas.
Ku tulis sajak bertasbih.
Batin berucap tangan bergerak
Terimakasih ya Allah atas nikmatMU.

Segala puji bagimu ya ALLAH.
Ampuni dosa hamba
kurang bersyukur atas segala nikmatMU
ALHAMDULILLAH

Jumat, 31 Agustus 2018

Dosaku Tobatku

Terpejam aku mata terbuka
Tuli aku telinga mendengar
Lunglai aku tangan melambai
Lumpuh aku kaki melangkah.

Akalku mati tak berpendirian
Mengabdi pada perintah nafsu
Mataku, telingaku, tanganku, kakiku, akalku
Lumpuh sesaat menghiraukan ilahi.

Tersadar dan malu akan hina.
Merasa jauh dari ampunan
Teringat kalam yang suci
Rahmat Allah Mendahului MurkaNYA.


Kamis, 21 Juni 2018

Hari Raya

Allah maha besar
Allah maha besar
Allah maha besar
Dan segala puji bagi Allah.

Kemenangan di depan mata
Sebulan penuh berjihad diri
Menawan hawa nafsu
Menjadi pribadi terpuji

Wahai diri janganlah kau lengah
Atas kemenangan sesaat
Musuhmu akan lebih hebat
Melihat keteguhanmu yang suci

Wahai diri perangmu tidaklah usai
Engkau hanya berlatih diri
Musuhmu adalah dirimu
Yang tidak engkau sadari

Taklukan diri dengan Taubat
Takutlah engkau akan murkaNYA
Berharaplah akan ridhoNYA
Tawanlah nafsumu agar kau selamat








Selasa, 12 Juni 2018

Amarah

Kewajiban ku penuhi di lima waktu
Puasaku lakukan tanpa ragu.
Berdiriku diwaktu malam dengan harap.
Seiring waktu ku lalai dari hati yang kosong.

Terbakar dada dalam diam.
Terasa bara api tanpa wujud.
Terdiam ku memohon ampunan.
Taklukanlah amarah ini wahai Diri.

Tertidur aku dalam lelah.
Singkat aku terlelap karena terbiasa.
Tertancap bara masih terasa.
Sembahku pada ilahi melayang hampa.

Aku termenung memohon ilham.
Rabbku yang pengasih lagi penyayang.
Aku sadar ibadahku kehilangan ruh.
Membuatku menjahit kembali rasa sejati.

Ikhlas ku persembahkan segala diri
Bertatap rasa takut dengan ketidak sukaanMU.
Akhirnya ku temukan kembali.
Wahai rasa yang kurindukan suci.




Senin, 11 Juni 2018

Akhir Ramadhan

Kau akan pergi meninggalkan kesedihan.
Bagi sang pemburu ridho ilahi.
Namun kepergianmu disambut kesenangan.
Bagi sang pemburu duniawi.

Mengira pahala berupa saldo.
Bisa ditukar surga sekehendak hati.
Jadi apakah aku setelah ditinggal.
Menjadi lebih baik atau lebih buruk.

Tujuan hidup untuk mengabdi.
Kepada sang Maha hidup yang tiada mati.
Padanya kita pasrahkan diri.
Mengharap ridho dari sang ilahi.





Puasa

Berpuasa aku dari makan dan minum.
Menahan lapar dari waktu yang ditentukan.
Bertahun tahun aku berpuasa.
Hanya haus dan lapar yang aku dapat.

Aku tidak mengenal nafsu.
Sehingga bebas tanpa belenggu .
Mengajak diri kepada maksiat.
Meskipun menahan lapar dan dahaga.

Aku berpuasa tapi tidak dengan mataku.
Aku berpuasa tapi tidak dengan telingaku.
Aku berpuasa tapi tidak dengan mulutku.
Aku berpuasa namun hanya pada lambungku.

Semua malaikat bersujud kepada adam.
Tiada iblis bersujud kepada adam.
Begitu pula nafsu yang tiada tunduk kepada adam.
Melainkan mengajak kepada neraka jahannam.

Kenalilah dia nafsumu disetiap kehendakmu.
Berselimut kebenaran padahal palsu.
Kau biarkan akalmu tunduk kepada nafsumu.
Semakin jauh semakin tersesat.

Puasaku tiada arti karena nafsu.
Puasaku kini menawan hawa nafsu.
Terbelenggu nafsu seperti yang dijanjikan.
Bagi puasa yang sebenar benarnya puasa.

Celaka aku tanpa bimbinganmu ya Rabb.
Puji syukurku kepadamu ya Rabb.
Atas segala pengetahuan yang engkau berikan.
Tiada daya dan upaya melainkan terjadi atas kehendakMU.


Minggu, 10 Juni 2018

Mengejar malam lailatur qadar

Aku pernah mempertuhankan dalil.
Darinya aku bertindak dan berpikir.
Sama seperti kaum Yahudi dan Nasrani.
Bertahan dengan keyakinan  dalil mereka.

Berpikirlah sesuai yang diperintahkan.
Petunjuk Allah teruntuk orang yang berpikir.
Dari nafasku aku melihat kebesaranNYA.
Hanya terlihat bagi orang yang berpikir.

Kesombonganmu akan pengetahuanmu.
Menutupi segala kekuranganmu.
Tidaklah pengetahuan itu melainkan sekedar hafalan.
Tidak ada arti tanpa penghayatan.

Kau kejar malam Lailatul Qadar.
Melupakan malam yang lain.
Mana mungkin kau dapatkan.
Jika Allah tidak meridhoi.

ALLAH melihat kita setiap saat.
Begitu pula rahasia kita.
ALLAH mendengar suara kita.
Begitu pula suara hati kita.


Hidup sebenar benarnya hidup

Aku bersaksi tidak tuhan selain ALLAH.
Aku bersaksi nabi Muhammad utusan ALLAH.
Ikrar yang menjadi awal aku hidup.
Penutup yang menjadi akhir aku mati.

Bagaimana aku bersaksi namun tak tahu cara bersaksi.
Bagaimana aku bersaksi sedang aku tak melihatMU.
Bagaimana aku bersaksi sedang aku melanggar perintah dan laranganMU.
Bagaimana aku bersaksi sedang aku tak mengingatMU.

Kau terlihat namun hatiku buta.
Kau perintah aku namun aku enggan.
Kau larang aku namun aku langgar.
Kau ingat aku namun aku lupa.

Nafsu memperbudak diri tanpa aku sadar.
Bertindak benar padahal salah.
Akalku menjadi hamba ajakan nafsu yang lapar.
Menjauh aku dari Maha benar.

Aku islam namun belum islam.
Selama ini aku tahu namun nyatanya tidak.
Berdiri aku dalam sholat.
Menyembah angan angan nafsu sesaat.

Bertaubat aku dalam keheningan.
Memohon diri agar selamat.
Diri tak kuasa melawan nafsu.
Hanya Allah pemberi selamat.





Sabtu, 12 Mei 2018

Ujian

Kau jadikan aku cinta pada duniawi
Kau jadikan ujian pula daripadanya
Kau jadikan aku cinta kepada makhluk
Kau jadikan ujian pula daripadanya

Setiap sesuatu yang kuterima
Kau memberikan ujian daripadanya
Segala puji yang terbaik hanya untukmu
Ucap syukurku padamu wahai sang maha pengasih.


Manusia adalah manusia

Wahai saudaraku manusia
Kau dan aku sama
Tiada beda kita berada
Nyawaku dan nyawamu sama

Wahai manusia kerdil
Kau dan aku sama
Namun kau bertemankan setan
Kau mengadu domba sesama

Ambilah jalan selamat
Sebagaimana diperintahkan
Tiada menyingkirkan yang lain
Melainkan menyempurnakan yang ada

Pahamilah Rukun yang lima
Dari setiapnya ada manfaat
Bukan sebagai sekedar tau
Melainkan syarat akhlak sempurna

Ikutilah Nabi bertauhid & berakhlak
Kawallah nafsumu
Berbagilah dengan sesama
Ingatlah Allah setiap saat




Selasa, 08 Mei 2018

Doa

Ku berdoa sepanjang kertas
Mencari judul yang diharap
Tanpa tau makna tersirat
Ku panjatkan doa walau gelap

Tanpa rasa dalam kalbu
Berharap doa menjadi nyata
Hanya tuhan tahu doaku
Aku sendiri tak tahu doaku

Bacalah perintah Tuhanku
Hamba tak tahu apa apa
Perlahan ku baca walau susah
Terlihat terang apa yang ku pinta

Sejatinya doa hanyalah susunan
Sang sejati mengabulkan ketulusan
Hamba hanya meminta
Sang empunya hamba lebih tahu waktu memberi













Langit ke 7

Aku masuk kedalam pusaran abadi Memandangmu dengan cinta Bismillah Allahu akbar Satu langkah naik ke langit Pikiran kosong Keinginan kosong ...